Gaza – PIP: Kementrian Kesehatan Palestina
menyatakan bahwa jumlah korban meninggal akibat agresi Zionis Israel
hingga Ahad (18/11) petang sebanyak 75 jiwa, 20 di antaranya anak-anak, 9
wanita, 9 orang tua. Sementara itu lebih dari 660 lainnya terluka, 113
anak-anak, 224 wanita dan 50 orang tua.
Serangan terakhir dilancarkan
Israel ke sebuah mobil di kota Rafah dan mengakibatkan tiga orang gugur
selain ditemukan jasad seorang nenek berusia 65 tahun dalam serangan
yang dilakukan Israel ke rumah warga di barat Rafah.
Sebelumnya sebanyak 11 warga
sipil Palestina sebagian besarnya anak-anak dan wanita, gugur dalam
sebuah pembantaian mengerikan pada keluarga Dalo, setelah pesawat tempur
F16 Israel menggepur rumah keluarga besar Dalo di barat kota Gaza, Ahad
(18/110 sore hingga hancur total rata dengan tanah.
Dua orang juga dilaporkan
meninggal dalam serangan ke sebuah mobil pengangkut air di kamp
pengungsi Jabalia di utara Jalur Gaza. Disusul dua orang lainnya gugur
dalam serangan di persimpangan Malia dari keluarga Abu Amrah dan
ditambah seorang bocah gugur dari keluarga Nashr di utara Jalur Gaza.
Seorang warga lain gugur dalam
serangan udara Israel ke Syujaiyah di timur Gaza. Sementara seorang
warga Athiyah Nubarak berusia 54 tahun dan 3 lainnya terluka dalam
serangan udara ke sebuah rumah di kamp pengungsi Nushairat di tengah
Jalur Gaza.
Pasukan penjajah Zionis Israel
juga melakukan serangan udara ke sebuah rumah keluarga Abu Shahadah di
timur Maghazi di tengah Jalur Gaza mengakibatkan 7 orang terluka.
Sumber-sumber medis Palestina menyebutkan 7 orang terluka, 4 di
antaranya anak-anak dalam serangan udara Israel di depan klinik mata di
tengah Jalur Gaza.
Agresi Zionis Israel ke Jalur
Gaza terus berlanjut sejak hari Rabu (14/11) lalu, yang dimulai dengan
pembunuhan komandan umum Brigade al Qassam, Ahmad Jabari dan seorang
pengawalnya dalam sebuah operasi pembunuhan di dekat persimpangan as
Samir di barat Gaza. (asw)



0 komentar:
Posting Komentar